Ekspor Benih Lobster Akan Dibuka, Video Lama Susi Pudjiastuti Viral Lagi

  • Oleh Teras.id
  • 16 Desember 2019 - 18:36 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mewacanakan membatalkan larangan ekspor benih lobster atau benur ke beberapa negara di Asia Tenggara. Hal ini sontak direspons negatif oleh para warganet, sehingga video lama Susi Pudjiastuti yang tengah menjelaskan alasan melarang ekspor benih lobster kembali viral.

"Pemerintah melarang itu guna menjaga sumber daya perikanan dalam hal ini lobster untuk terus ada. Karena lobster ini nilainya luar biasa," kata Susi dalam potongan video yang diunggah oleh pengguna media sosial Facebook, Yusuf Muhammad, Ahad, 15 Desember 2019.

Adapun hingga saat ini, Senin 15 Desember 2019 video berdurasi dua menit lebih dua puluh detik itu, sudah dibagikan sebanyak 5.700 kali, dan telah mendapatkan 8.700 ribu tanda suka dari  warganet.

Dalam video tersebut Susi yang mengenakan kebaya hijau, menjelaskan bahwa harga lobster dewasa dengan bobot 800 gram saja bisa mencapai lebih dari Rp 4 juta. Jadi menurutnya, ekspor benih lobster ke Vietnam akan merugikan para nelayan itu sendiri.

"Jadi bukan hanya pemerintah, tapi juga rakyatnya sendiri yang rugi. Nelayan-nelayan ini yang rugi, karena yang seharusnya ini (sambil menunjuk benur) menjadi ini (mengangkat lobster dewasa) tanpa perlu kasih makan, tanpa perlu perlihara, karena Tuhan yang pelihara," kata Susi.

Bahkan, menurut Susi, di masa Natal, Tahun Baru dan Imlek, harga lobster dewasa itu bisa melonjak sampai Rp 5 juta per ekor. 

Dalam video yang viral lagi itu, Susi juga menerangkan bahwa ketersediaan lobster di ekosistem laut Indonesia harus dijaga. Karena, jika benih lobster terus-menerus diekspor, dikhawatirkan akan membuat punah biota laut tersebut, tanpa bisa besar dan berkembang biak. "Akhirnya suatu saat Indonesia akan kehilangan yang namanya lobster, karena bibitnya semuanya diambil," ungkap Susi panjang lebar. 

Susi menambahkan, apabila para benur itu dibiarkan besar menjadi lobster dewasa, maka nilai keekonomiannya bisa menjadi berkali-kali lipat, mencapai puluhan triliun. Jauh lebih bernilai bika dibandingkan saat ketika masih menjadi benih lobster.

"Jadi sekali lagi mohon stop pengambilan benur, seluruh oknum aparat pegawai negeri sipil yang sekarang melindungi untuk segera menghentikan demi masa depan anak cucu kita, jangan sampai lobster hilang dari laut Indonesia," kata Susi Pudjiastuti saat mengakhiri video lamanya yang kini viral lagi itu. (teras.id)

Berita Terbaru