Mahfud Kembali Cerita Gagal Jadi Cawapres Jokowi

  • Oleh Inilah.com
  • 17 Desember 2019 - 10:40 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Menko Polhukam Mahfud MD kembali menceritakan peristiwa politik pada Pilpres 2019 lalu, ketika dirinya gagal menjadi Calon Wakil Presiden berpasangan dengan petahana Presiden Jokowi.

"Saya sudah pasti dua jam sebelum penentuan (calon) wakil presiden, sudah pasti saya, udah dipanggil. Tapi tiba-tiba ndak jadi. Itu jatuh luar biasa," kata Mahfud dalam acara silaturahmi bersama para eselon I dan II Kemenko Polhukam, di Hotel Sari Pasific, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Meski mengaku kecewa, namun ia dapat bersabar dan menahan diri. "Tapi saya bilang waktu itu, kalau saya marah-marah, nggak bagus bagi bangsa ini. Artinya, saya bicara apa yang saya alami dengan kemarahan gitu, nggak bagus bagi bangsa ini," ujar Mahfud.

Mahfud pun mempunyai pandangan tersendiri mengenai kehidupan. Ia pun menganalogikan hidup seperti bola karet.

"Karena saya tahu orang itu kalau hidup seperti bola karet. Kalau jatuh itu mantul lagi. Semakin terbanting pantulannya makin tinggi. Saya selalu ingin menjadi bola karet, jatuh itu mantul lagi, sehingga ketika itu saya katakan nggak apa-apa saya nggak jadi Wapres, misalnya, dan sungguh sesudah saya jadi Menko. Kalau saya lihat begitu sibuknya banyak urusan, Alhamdulillah dulu saya dulu tidak jadi Wapres," tandasnya. [INILAHCOMfad]

Berita Terbaru