Ini Kendala Perekaman Data Kependudukan di Kotawaringin Timur

  • Oleh Reno
  • 19 Desember 2019 - 11:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Untuk menuntaskan perakaman data kependudukan secara utuh tentu menjadi pekerjaan rumah berat bagi petugas pelayanan adminstrasi kependudukan, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kotawaringin Timur.

Bahkan hingga kini terdapat persoalan mendasar yang menjadi penghambat proses perekaman data kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk atau KTP Elektronik, yakni sulitnya mengakses jaringan.

Mengingat pelayanan perekaman KTP Elektronik harus tersambung dengan jaringan internet, sehingga gagalnya mengakses internet akan menghambat pelayanan.

"Memang sejauh ini kendala di lapangan itu jaringan internet yang sulit di akses, seperti kita melaksanakan pelayanan jemput bola di Kecamatan Bukit Santuai, Telaga Antang dan Antang Kalang. Kendalanya di jaringan," jelas Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Kependudukan Disdukcapil Kotim Nur Cholifah, Kamis 19 Desember 2019.

Menurutnya pihaknya berusaha maksimal agar masyarakat di daerah pedalaman Kotim dapat hak yang sama memperoleh pelayanan administrasi kependudukan.

"Kita ingin agar persentase warga yang belum merekam data elektronik ini bisa berkurang, kendati setiap tahun ada penambahan data seperti mereka yang usianya tahun kemarin 17 tahun dan tahun ini sudah 18 tahun serta warga yang pindah datang ke Kotim," sebutnya. (RENO/m)

Berita Terbaru