Jaksa Barito Timur Nyatakan Ikrar Bela Negara di Peringatan HBN 2019

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 19 Desember 2019 - 17:10 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Barito Timur menyatakan Ikrar Bela Negara, dalam upacara peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke 71, Kamis 19 Desember 2019.

Adapun peringatan Hari Bela Negara tahun 2019 ini mengambil tema "Bela Negara Untuk Kemakmuran Rakyat".

Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Roy Rovalino Herudiansyah selaku inspektur upacara, mengingatkan bela negara bukan saja menjadi alat untuk menghadapi ancaman yang bersifat potensial maupun aktual.

"Bela Negara juga menjadi alat pencapaian tujuan nasional bangsa dalam jangka panjang, yang memerlukan kerja keras serta sinergi secara terus menerus," katanya saat membacakan amanat Sekjen Dewan Ketahanan Nasional.

Berdasarkan sejarahnya, tanggal 19 Desember ditetapkan sebagai Hari Bela Negara (HBN), sebagaimana Keppres Nomor 28 Tahun 2006. Sebab pada tanggal yang sama 71 tahun lalu, Mr. Syafroedin Prawiranegara mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) setelah Ibukota RI Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda dalam agresi militer II.

Keberadaan PDRI merupakan tonggak penting sejarah perjalanan bangsa. PDRI mengisi kekosongan pemerintahan yang merupakan syarat pengakuan internasional atas kedaulatan sebuah negara. PDRI menandakan NKRI masih ada dan akan terus eksis untuk selama-lamanya.

"Melalui peringatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat Barito Timur khusnya para pemuda dan pemudi untuk tetap setia kepada negara. Bela negara tidak harus dengan cara yang besar, namun dapat dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari," tambah Roy. (PRASOJO/B-11)

Berita Terbaru