Ini Infrastruktur Transportasi di Ibu Kota Baru

  • Oleh Inilah.com
  • 22 Desember 2019 - 21:22 WIB

INILAHCOM, Samarinda - Kementerian Perhubungan menyiapkan infrastruktur transportasi di Ibu Kota Baru Negara (IKN) yaitu 3 bandara, terminal khusus, dan kendaraan listrik atau berbasis baterai.

"Saya ditugaskan presiden untuk mempersiapkan ibukota baru yang akan ada di Kalimantan Timur khusunya Balikpapan dan sekitarnya. Untuk itu saya melalukan inventarisasi secara detail apa saja fasilitas transportasi yang sudah ada dan apa yang harus kita buat ke depan," jelas Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Samarinda seperti mengutip dari laman resmi Kemenhub.

Pertama yang dilakukan yaitu menginventarisir dua Bandara yang sudah ada yaitu Bandara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto di Samarinda, dan satu Bandara yang akan dibangun yaitu Bandara VVIP.

Menhub mengungkapkan untuk Bandara Sepinggan, Balikpapan dengan kapasitas 7 juta penumpang dan panjang runway 2.500 meter akan dikembangkan menjadi 3.000 meter dan dibuat terminal penumpang yang lebih luas.

Sementara untuk Bandara Samarinda dengan kapasitas saat ini sekitar 1 juta penumpang pertahun, Menhub mengatakan ada kendala untuk dilakukan pengembangan karena lahan sekitar merupakan lahan gambut yang sangat sensitif terhadap air.

"Solusinya kami akan kunsultasi dengan Menteri PU dan para ahli untuk kita buat drainase atau kolam penampung agar air tidak meresap sehingga tanah tidak turun," tuturnya.

Selain melakukan pengembangan terhadap dua bandara yang sudah ada, Menhub mengungkapkan pula bahwa ia diinstruksikan Presiden untuk membangun Bandara Internasional VVIP yang jaraknya kurang lebih 20 km dari pusat ibu kota.

"Jadi diharapkan ada 3 bandara di sini. Ada Bandara di Balikpapan, di Samarinda dan ada satu bandara khusus yang dibangun untuk VVIP," jelasnya.

Menhub juga membahas 301 Tersus yang akan dijadikan pelabuhan umum yang dioperasikan oleh Badan Usaha Pelabuhan.

Terminal Khusus atau Tersus merupakan terminal yang terletak diluar Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKp), yang merupakan bagian dari pelabuhan terdekat untuk melayani kepentingan sendiri sesuai dengan usaha pokoknya.

Berita Terbaru