Wakil Bupati Katingan Sebut Zakat Belum Maksimal Dikelola

  • Oleh Abdul Gofur
  • 23 Desember 2019 - 13:50 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Wakil Bupati Katingan Sunardi Litang menyebut bahwa saat ini zakat yang merupakan rukun Islam belum maksimal dikelola. 

Sedangkan rukun Islam yang lain seperti sahadat, salat, puasa sudah mantap. "Bahkan ada yang puasa Daud, apalagi haji, bahkan sampai sekarang sudah ada yang rela menunggu hingga 28 tahun," ujar Wakil Bupati Sunardi Litang saat pelantikan pengurus badan wakaf Indonesia dan badan zakat nasional Kabupaten Katingan di aula Kemenang, Senin, 23 Desember 2019.

Untuk itu Wabup Sunardi Litang meminta kepada Kementerian Agama dapat menjadi motor penggerak dari gerakan sadar zakat ini.

"Dan kami sangat menekankan peran penting kantor Kementerian Agama sebagai motivator menyadarkan masyarakat untuk mengeluarkan zakat agar upaya tersebut bisa dilakukan dalam bentuk sosialisasi, seminar dan lainnya," ucap Wabup Sunardi Litang.

Sunardi Litang menuturkan bahwa pengurus Baznas merupakan koordinator dalam hal pengumpulan zakat dan pendistribusiannya.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Katingan, kata Sunardi Litang, dirinya mengucapkan selamat kepada pengurus Baznas dan Badan Wakaf Indonesia Katingan terpiih periode 2019-2022.

"Semoga dengan dikukuhkannya pengurus ini, kami mengharapkan kinerja Baznas dan BWI bisa lebih meningkat, sehingga keberadaanya senantiasa dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat," imbuh Wabup Sunardi Litang.(ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru