Ini Komentar CEO Kalteng Putra atas Kegagalan Bertahan di Liga 1

  • Oleh Budi Yulianto
  • 24 Desember 2019 - 23:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - CEO Kalteng Putra Agustiar Sabran menegaskan mengambil hikmah atas kegagalan tim berjuluk Laskar Isen Mulang bertahan di Liga 1 Indonesia. 

"Saya mengambil hikmahnya. Pertama, saya ceritakan bahwa adanya suatu organisasi pasti harus ada pemikirnya, pekerjanya, dan pemodalnya," kata Agustiar Sabran, Selasa, 24 Desember 2019.

Ia melanjutkan, Kalteng memang kaya akan sumber daya alam. Banyak para investor yang ingin berinvestasi di Bumi Tambun Bungai. 

"Tapi sedikit sekali yang punya hati. Oh ternyata begini ya. Itu hikmah buat saya," ungkapnya.

"Kedua, ternyata betul kata pepatah lawan berat itu diri sendiri. Kemudian, pemain, manajemen, dan wasit. Hal seperti ini baru buat saya," imbuhnya.

Kendati demikian, Agustiar menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalteng, tidak terkecuali suporter yang telah memberikan dukungan penuh selama Kalteng Putra berlaga di Liga 1.

Di sisi lain, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa bertahan atau turun kasta ke Liga 2. Namun, Agustiar menegaskan bertanggung jawab atas kegagalan itu.

"Permainan pasti ada menang dan kalah. Tidak ada satupun yang ingin kalah. Kita sudah berusaha dan itulah hasilnya. Kalau ditanya siapa yang paling sedih, sayalah yang paling sedih," pungkas Agustiar Sabran. (BUDI YULIANTO/B-11)

Berita Terbaru