Dua Pimpinan DPRD Bogor Main Film Horor, Ini Harapan Mereka

  • Oleh Tempo.co
  • 25 Desember 2019 - 11:00 WIB

TEMPO.CO, Bogor - Dua pimpinan DPRD Kota Bogor terlibat bermain peran dalam film horor berjudul 'Hantu Rumah Kos'. Keduanya adalah Wakil Ketua DPRD Jenal Muttaqin dan Ketua Komisi I Safrudin Bima.

Diadaptasi dari novel berjudul sama, film itu diproduksi D'ria Citra Sinema dan rencananya akan di putar di bioskop Indonesia pada Juli 2020. "Saya dan Pak Jenal berperan sebagai dosen killer," kata Safrudin Bima saat ditemui di kantornya, Selasa 24 Desember 2019.

Syafrudin mengaku pertama kalinya menjadi aktor. Dia mengaku tegang meski jam terbangnya cukup tinggi di dunia kampus sebagai dosen. Menurutnya, lebih sulit berakting di depan kamera ketimbang berorasi di hadapan ribuan orang.

Belum lagi Safrudin harus berinteraksi dengan kru dan artis pemeran lainnya, seperti Davina Karamoy. "Saya sebagai Dadang dalam film itu yang berprofesi sebagai dosen killer," ucapnya.

Safrudin mengaku keterlibatan dirinya dalam film tersebut juga berperan menyampaikan pesan destinasi wisata yang ada di Kota Bogor. Pembuatan film diantaranya mengambil lokasi di Tugu Kujang, Lawang Pecinan Surya Kencana, dan Lawang Salapan.

"Mudah-mudahan ikon Bogor lebih terkenal dan kehadiran kami tidak mengganggu produksi film," katanya lagi.

Jenal Muttaqin, mengaku dalam film diposisikan sebagai cameo dan tidak memiliki banyak dialog, mengungkap senada. Dia hanya menambahkan pesannya agar para produser pemilik rumah produksi selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat jika mengambil lokasi di Bogor.

Tujuannya untuk membantu kelancaraan proses pembuatan film. "Apalagi di film ini banyak menampilkan ikon-ikon Kota Bogor," kata Jenal.

TERAS.ID

Berita Terbaru