Bupati Barito Timur Harapkan NU Jadi Penangkal Paham Radikal

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 26 Desember 2019 - 18:50 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas mengharapkan Nahdlatul Ulama (NU) menjadi terdepan dalam menangkal paham-paham radikal yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Harapan tersebut disampaikan Ampera saat membuka Pelatihan Kader Nahdatul Ulama (NU) Angkatan ke V Tahun 2019 se Kabupaten Barito Timur di Aula Hotel Ade Tamiang Layang, Kamis, 26 Desember 2019.

"Saya juga senantiasa mengharapkan agar NU dapat lebih meningkatkan perannya, khususnya dalam penanaman dan pemahaman nilai keagamaan," ucapnya.

Peningkatan peran tersebut dimaksudkan agar tidak hanya tercermin dalam kesholehan ritual namun juga dalam hal sosial, sehingga menjadi landasan dan sumber nilai kehidupan sehari-hari dalam masyarakat.

"Semoga Pelatihan Kader NU ke V ini menjadi momentum untuk mengokohkan semangat dan motivasi sehingga dapat mendayagunakan segenap potensi yang dimiliki guna peningkatan eksistensi dan peran NU," ungkapnya. 

"Serta untuk segenap badan otonomnya, baik secara kelembagaan maupun personal, dalam rangka memberikan sumbangsih yang sebesar-besarnya bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara serta terkhususnya Kabupaten Barito Timur," pungkas Ampera.

Pembukaan pelatihan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Ketua DPRD Barito Timur Nur Sulistio dan Kapolres Barito Timur AKBP Zulham Effendy. (BOLE MALO/B-7)

Berita Terbaru