Waspada DBD Saat Musim Hujan, Begini Cara Pencegahannya

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 26 Desember 2019 - 20:10 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Masyarakat perlu mewaspadai ancaman demam berdarah dengue atau DBD. Sebab, penyakit ini masih sering terjadi bahkan meningkat saat musim hujan.

"DBD disebabkan oleh virus dengue yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti. DBD hanya bisa dicegah dengan pemberantasan sarang nyamuk," kata Sanitarian Puskesmas Bentot Kecamatan Patangkep Tutui, Risna Wati, Kamis, 26 Desember 2019.

Menurutnya, salah satu faktor resiko DBD juga disebabkan oleh lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pencegahan dengan tepat.

"Kita harus berantas sarangnya, bersihkan lingkungan, barang-barang bekas dan sampah plastik. Fogging bukan solusi utama selama masih ada jentik. Fogging itu mengandung unsur racun," ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa fogging hanya efektif selama 2 hari dan hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik tidak.

"Fogging tidak bisa dilakukan sembarangan. Nyamuk yang sering difogging justru menjadi kebal. Selain itu, fogging juga beresiko bagi kesehatan seperti gangguan pernafasan, kanker paru-paru serta gangguan kesuburan pada pria," papar Risna.

Untuk mencegah DBD di lingkungan sekitar, berikut Risna Wati membagi tips 4M Plus:

1. Menguras dan menyikat bak mandi

seminggu 2 kali.

2. Menutup tempat penampungan air.

3. Mendaur ulang dan menyingkirkan barang bekas.

4. Memantau jentik nyamuk di rumah, sekitar rumah, sekolah, kampus, kantor/tempat kerja, tempat usaha.

5. Memberantas jentik nyamuk dengan memberikan oli bekas di tempat genangan air karena jentik hidup di permukaan air jadi dengan oli yang ada di permukaan jentik nyamuk tidak bisa hidup.

Cara menghindari gigitan nyamuk:

1. Memasang kawat kassa/strimin di ventilasi/ lubang udara rumah.

2. Menggunakan lotion anti nyamuk yang aman.

3. Tidur menggunakan kelambu,

4. Menanam tanaman pengusir nyamuk : lavender, zodia, sereh wangi.

(BOLE MALO/B-7)

Berita Terbaru