Ini Jembatan Gantung Kebanggaan Warga Desa Telangkah di Katingan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 27 Desember 2019 - 18:20 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Jembatan gantung dengan konstruksi besi baja yang melintang di atas Sungai Banut Kalanaman, Desa Telangkah, Kecamatan Katingan Hilir menjadi kebanggaan warga setempat.

Awalnya jembatan ini berkonstuksi kayu ulin, namun seiring perkembangan zaman mengalami sejumlah kerusakan. Dan kemudian pada 2019 ini, jembatan tersebut direhab total dengan konstuksi besi baja.

Kendati demikian, jembatan ini hanya bisa dilewati pejalan kaki dan kendaraan roda dua saja. Dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih.

"Jembatan Telangkah pernah menjadi akses satu-satunya yang menghubungkan sejumlah desa seperti Tewang Rangas dan Hapalam. Tapi sekarang untuk ke sana sudah ada Jembatan Banut Kalanaman yang bisa dilalui kendaraan roda empat hingga kendaraan berat lainnya," kata Edi, warga Desa Telangkah, Jumat, 27 Desember 2019.

Sementara itu, Camat Katingan Hilir, Karyadi mengatakan,  Jembatan Telangkah itu merupakan kebanggaan bagi warga desa dan kecamatan.

Sejauh ini, tidak jarang warga atau wisatawan berkunjung. Di antaranya sebagai latar atau obyek pengambilan gambar menggunakan kamera.

Karyadi menjelaskan, Jembatan Telangkah ini dibangun sejak zaman penjajahan dulu. Dan baru direhab pada tahun 2019 ini. (ABDUL GOFUR/B-11)

Berita Terbaru