2 Pelaku Pencabulan Bocah 8 Mengaku Begini Kepada Polisi...

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 30 Desember 2019 - 17:02 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Dua pelaku pencabulan terhadap bocah perempuan 8 tahun di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang berinisial DN dan EF menjawab enteng ketika ditanya polisi. 

"Pelaku cuma bilang khilaf melakukan pencabulan. Namun tetap kami dalami," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, saat ekspose kasus tersebut, Senin, 30 Desember 2019. 

Kedua pelaku sudah memiliki istri. Dan kemungkinan besar mereka memiliki kelain seksual. Sehingga nekat mencabuli anak yang masih bocah. Meskipun begitu, polisi belum bisa memastikan kondisi kejiwaan pelaku. Akan tetapi, mereka berdua bakal mendekam lama di balik jeruji besi. 

Para pelaku sendiri mencabuli korban di tempat dan waktu yang berbeda. Aksi mereka terbongkar setelah korban merasa sakit di kemaluannya saat buang air kecil. Sehinga orangtuanya curiga dan langsung bertanya kepada sang anak. 

Saat ditanya, korban mengaku bahwa dicabuli oleh EF. Sehingga ibu korban tidak terima dan langsung melaporkan aksi pencabulan tersebut ke Polsek Parenggean. 

Saat dilakukan pendalaman, ternyata pencabulan itu juga dilakukan oleh DN. Sehingha polisi langsung menangkap mereka, dan saat ini sudah diproses di Polres Kotim. 

"Pendalaman kasus ini terus kami lakukan, karena dikhawatirkan masih ada korban lainnya," terang Mohammad Rommel. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru