Sang Anak Umumkan Kematian Ibunya Melalui Pengeras Suara Rumah Ibadah

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 08 Januari 2020 - 13:52 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pelaku pembunuh ibu kandung FR (34) mengumunkan kematian ibunya ES (60) kepada warga desa melalui pengeras suara di rumah ibadah Desa Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

"Usai membunuh, pelaku langsung pergi ke rumah ibadah, dan mengumumkan bahwa ibunya meninggal karena dibunuhnya," ujar Kepala Desa Sangai, Toto, Rabu, 8 Januari 2020. 

Sejumlah warga langsung datang ke rumah ibadah tersebut dan menemukan pelaku menutup pagar, sehingga mereka dibawa oleh pelaku ke rumahnya untuk melihat keadaan sang ibu yang telah dibunuhnya. 

Sesampainya di rumah, sejumlah warga melihat kondisi korban sudah tewas bersimbah darah, sehingga warga langsung melaporkan ke polisi. 

Polisi yang tiba langsung mengamankan pelaku yang saat itu berada di depan rumahnya. Selain itu, sejumlah barang bukti juga diamankan dari lokasi kejadian. 

Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. Motif pembunuhan diduga karena pelaku tidak terima dinasehati ibunya, sehingga pelaku nekat membunuh. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru