Saat Membunuh Ibu Kandung, Tidak Ada Satu Orang Pun Melihat

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 08 Januari 2020 - 19:02 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Saat melakukan pembunuhan terhadap ibu kandungnya, FR (34) tidak ada satupun orang di rumah tersebut. Karena ia hanya tinggal berdua dengan sang ibu ES (60).

"Saat melakukan pembunuhan, tidak ada yang melihat langsung. Karena mereka hanya tinggal berdua di rumah tersebut," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, saat ekspos kasus tersebut, Rabu, 8 Januari 2020. 

Pelaku merupakan seorang duda. Ia tinggal bedua bersama sang ibu. Sedangkan anak-anaknya ikut mantan istrinya. Hal itulah yang membuat tidak ada satupun yang mengetahui aksinya, sebelun dirinya mengunumkan kematian sang ibu melalui pengeras suara rumah ibadah. 

"Jadi warga sekitar baru mengetahui setelah pelaku mengumumkan kematian sang ibu di rumah ibadah menggunakan pengeras suara," kata Rommel. 

Ia juga merupakan anak ketujuh dari 11 bersaudara. Namun tidak ada satupun saudaranya yang tinggal di rumah tersebut. 

Sementara, motif dari pembunuhan itu belum diketahui persis. Karena masih dalam penyelidikan mendalam pihak kepolisian. Kasus tersebut terjadi di Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Senin, 8 Januari 2020, sekitar pukul 02.00 WIB.

Korban mengakami luka parah di bagian leher dan dagunya. Sehingga hak itulah diduga kuar menjadi penyebab kematian korban. (MUHAMMAD HAMIM/m)

Berita Terbaru