Ini Dugaan Motif Pembunuhan Ibu Kandung Versi Kepala Desa

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 08 Januari 2020 - 20:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Polisi masih belum bisa memastikan motif pembunuhan ibu kandung. Pasalnya keterangan tersangka FR sejauh ini masih berubah-ubah. Adapun dugaan sementara, hal itu nekat dilakukan karena FR tidak terima dinasehati ibu kandungnya ES (60).

"Dari keterangan yang kami terima, FR tidak terima dengan nasehat ibunya. Sehingga nekat membunuh. Namun itu belum bisa dipastikan," kata Kepala Desa Tumbang Sangai, Toto, Rabu, 8 Januari 2020. 

Sementara, dari informasi lainnya, pelaku sempat mengaku bahwa ada bisikan dari roh halus  agar membunuh korban sehingga nekat melakukan aksi keji tersebut.

Keterangan berubah-ubah 

Sementara, dari keterangan Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, pihaknya belum bisa memastikan motif dari pembunuhan tersebut. Sebab, tersangka masih memberikan keterangan berubah-rubah. 

"Tidak bisa kami pastikan motif dari pembunuhan tersebut, karena pelaku masih memberika keterangan berubah-rubah," kata Rommel. 

Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 3 orang saksi. Kemungkinan nantinya akan ada saksi yang diperiksa lagi guna mendalami kasus tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru