Palangka Raya Tergenang Akibat Tumpukan Sampah

  • Oleh Hendri
  • 09 Januari 2020 - 19:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan genangan air yang selama ini melanda wilayah permukiman warga sebagian besar disebabkan tumpukan sampah pada saluran pembuangan air atau drainase.

Fairid menuturkan selama ini Palangka Raya tidak masuk dalam kategori banjir, tapi hanya tergenang dalam waktu yang cukup singkat.

"Akibat tumpukan sampah di sejumlah drainase dan pinggiran jalan itu sebenarnya yang membuat air tidak langsung mengalir ke saluran primer. Makanya kalau saya bilang itu bukan banjir, hanya tergenang saja," katanya, Kamis 9 Januari 2020.

Sebagai contoh Jalan Temanggung Tilung yang saat ini sedang dalam tahap perbaikan selalu menjadi wilayah yang tergenang ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Setelah dilakukan pengecekan, banyak sampah yang dibuang pada saluran drainase.

"Jalan Tilung masih dalam tahap perbaikan, kalau lihat dibawahnya itu, banyak sekali sampah yang kemudian dibersihkan petugas. Akhirnya air bisa surut," ucapnya.

Fairid kembali mengajak warga Kota Cantik untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah pada saluran drainase.

"Minimal bersihkan tempat tinggal sendiri supaya tidak tergenang, jangan hanya menunggu petugas," pintanya. (HENDRI/B-6)

Berita Terbaru