Masyarakat Pulang Pisau Diminta Waspada DBD

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 10 Januari 2020 - 09:20 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Masyarakat Kabupaten Pulang Pisau diminta waspada terhadap serangan nyamuk Demam Berdarah (DBD). Sebab, cukup banyak masyarakat yang terkena DBD pada tahun lalu. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisau, dr Muliyanto Budihardjo mengatakan, tahun 2019 lalu penderita penyakit DBD mencapai 30 orang. Satu di antara penderita DBD itu meninggal dunia. 

"Warga Pandih Batu dan masih anak-anak," kata Muliyanto, Jumat 10 Januari 2020. 

Ia menambahkan, daerah yang rawan terserang penyakit DBD ini yaitu wilayah Kecamatan Maliku dan Pandih Batu. Karena didua kecamatan itu perkembangbiakan nyamuk cenderung lebih banyak. 

"Ini dikarenakan genangan air dan tempat-tempat kotor lainnya yang sangat strategis menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak," ujar dia. 

Dia mengaku berbagai pencegahan juga akan dilakukan. Namun, dirinya berharap masyarakat juga melakukan pencegahan melalui perilaku hidup bersih dan sehat. 

"Lingkungannya jangan dibiarkan kotor. Harus dibersihkan. Gunakan pengusir nyamuk kalau diperlukan. Karena mencegah itu lebih baik dari pada mengobati," tegas Muliyanto. (M.BADARUDIN/B-7)

Berita Terbaru