Merugi Pasca Direlokasi, Pedagang Durian Diperbolehkan Lagi Jualan di Bundaran Pancasila

  • Oleh Wahyu Krida
  • 13 Januari 2020 - 20:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pertemuan menindaklanjuti keluhan pedagang durian yang merugi setelah direlokasi dari pinggir Jalan Iskandar kawasan Bundaran Pancasila menuju Pangkalan Bun Park, digelar di kantor Satpol PP dan Damkar Kotawaringin Barat, Senin, 13 Januari 2020 sore.

Kasatpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni usai pertemuan menjelaskan, berdasarkan kesepakatan pedagang bisa kembali lagi ke Bundaran Pancasila dengan berbagai persyarataan.

"Dari evaluasi hasil relokasi, pedagang mengeluh merugi hingga jutaan rupiah. Setelah ini disampaikan kepada Bupati Kobar, ada kebijakan bisa berjualan lagi di pinggir jalan kawasan Bundaran Pancasila namun ditata lebih rapi," jelas Majerum.

Pedagang diperbolehkan berjulaan dengan menaruh buah durian di trotoar, namun mobil pengangkut buah diparkirkan di tempat lain.

"Mereka bisa mengatur lapaknya mulai pukul 16.00 WIB. Kemudian pukul 16.30 WIB boleh berjulan hingga malam hari. Kebijakan ini diberlakukan mulai Selasa, 14 Januari 2020 besok," jelas Majerum.

Majerum menjelaskan, pedagang juga dilarang menggunakan tenda dari terpal yang merusak pemandangan.

"Nanti disediakan tenda khusus milik Kelurahan Madurejo yang bisa dibongkar pasang. Tenda tersebut harus sudah dibongkar semua maksimal  pukul 03.00 WIB dini hari. Jadi keesokan harinya kawasan tersebut sudah bersih dari tenda khusus itu," jelas Majerum.

Majerum menjelaskan, pedagang buah musiman yang sebelumnya bersedia pindah ke Pangkalan Bun Park akan mendapat prioritas berjualan di kawasan Bundaran Pancasila sesuai kebijakan tersebut.

"Saat ini durian sedang membanjiri Pangkalan Bun. Bila dalam 2 atau 3 hari durian tersebut tidak terjual, maka buahnya mulai rusak dan rasanya tidak enak lagi. Hal ini tentunya membuat mereka merugi," katanya.

"Kebijakan baru ini juga untuk mempermudah masyarakat mendapatkan durian, namun bahu jalan bebas dari parkir mobil pedagang durian. Sehingga arus lalu lintas Jalan Iskandar dekat kawasan Bundaran Pancasila bisa lebih lancar," pungkas Majerum. (WAHYU KRIDA/B-11)

Berita Terbaru