Lapas Kelas IIA Palangka Raya Terus Perkuat Pengawasan dan Keamanan

  • Oleh Agus Priyono
  • 13 Januari 2020 - 21:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Adanya kasus narapidana lapas yang terjerat kasus hukum penipuan membuat Lapas Kelas IIA Palangka Raya melakukan upaya penguatan pengawasan dan keamanan.

Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya Syarif Hidayat telah melakukan upaya supaya dapat mencegah barang ilegal dan contohnya telepon seluler dilarang masuk ke dalam lapas.

"Kami sudah melakukan upaya maksimal untuk mencegah barang ilegal itu masuk. Kami selalu melakukan razia ditiap blok jika kedapatan akan dihancurkan ditempat," ujar Syarif, Senin, 13 Januari 2020.

Namun dia menegaskan meski sudah melakukan tindakan maksimal, terkadang ada beberapa hal yang membuat barang ilegal tersebut bisa masuk kedalam lapas dan dipergunakan untuk hal yang tidak diinginkan oleh para narapidana.

"Terus terang, di lapas ini kami mengalami kesulitan dari segi personel yang terbatas, sehingga kami sering kecolongan untuk mencegah barang-barang seperti ponsel itu masuk ke dalam lapas," tegasnya.

Diketahui,dengan bermodal ponsel pintar seorang napi bernama Edo Purnama mampu melakukan tindak pidana penipuan dengan melakukan peretasan terhadap salah satu akun media sosial milik TNI. Dari aksi penipuan itu, Edo mendapat uang sejumlah Rp 500 juta. (AGUS/B-6)

Berita Terbaru