UNBK SMP 100 Persen Se- Kobar Merupakan Efisiensi Waktu Pelaksanaan Ujian Akhir

  • Oleh Wahyu Krida
  • 14 Januari 2020 - 13:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rencana pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP/MTs yang bisa dilaksanakan 100 persen di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun 2020 ini bakal diikuti oleh total 72 sekolah yang terdiri dari 60 SMP dan 12 MTs.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kobar Rosihan Pribadi, Selasa, 14 Januari 2020 menjelaskan pelaksanaan UNBK 100 persen ini merupakan upaya efisiensi waktu dalam pelaksanaan ujian.

"Tahun lalu kita masih menggunakan dua jenis ujian yaitu UNBK dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) bagi sekolah yang tidak memiliki infastruktur komputer yang layak untuk digelarnya UNBK," jelas Rosihan.

Sehingga, menurut Rosihan, tenaga guru pengawas ujian, selain bertugas mengawasi UNBK mereka juga kembali bertugas mengawasi UNKP.

"Ditambah lagi prosedur tambahan yang wajib dilakukan bila menggelar UNKP. Diantaranya soal diambil guru dan dikawal oleh petugas keamanan menggunakan berita acara serah terima, begitu juga sebaliknya bila selesai ujian," jelas Rosihan.

Sehingga, lanjut Rosihan, bila semua sekolah mengikuti UNBK, maka pelaksanaan ujian bisa lebih efisien dalam segi waktu.

"Dalam pengawasannya juga lebih mudah. Karena sebelum satu sesi UNBK dimulai peserta tidak bisa mengakses data soal yang sudah diunduh ke server sebelum petugas pelaksanaan ujian memasukkan nomor token keamanan. Selain itu soal yang menjadi bahan ujian, antarkomputer urutannya teracak. Hal ini bertujuan menghindari potensi saling contek antar peserta UNBK," jelas Rosihan.

Seperti diberitakan, rencananya pelaksanaan UNBK di Kobar digelar 20 hingga 23 April 2020. Ujian ini bakal diikuti oleh 4300 pelajar setingkat SMP/MTs se- Kobar. (WAHYU KRIDA/)

Berita Terbaru