DPRD Kalteng Dukung Pemerintah Daerah Dapatkan Dana Bagi Hasil Sawit

  • Oleh Parlin Tambunan
  • 14 Januari 2020 - 23:22 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Fajar Hariadi mendukung upaya pemerintah daerah untuk mendapatkan dana bagi hasil atau DBH dari sektor perkebunan kelapa sawit.

Politisi PKB ini menyebutkan dana bagi hasil ini sebelumnya pernah dibahas dalam pertemuan provinsi penghasil minyak kelapa sawit seluruh Indonesia di Riau pekan lalu.

"Hingga kini Kalteng belum mendapatkan dana bagi hasil dari sektor perkebunan kelapa sawit. Padahal Kalteng penghasil terbesar ke 3 seluruh Indonesia penghasil minyak sawit mentah atau CPO," tandasnya.

Dia menjelaskan semakin berkembangnya perkebunan kelapa sawit di Kalteng, maka wajar jika pemerintah provinsi menuntut dana bagi hasil, karena Kalteng penghasil CPO ke 3 terbesar di Indonesia.

Di sisi lain pemerintah daerah selama ini terus mendapatkan tekanan dan masalah dari aspek lingkungan, sosial dan ekonomi perlu dana yang tidak sedikit dalam penanggulangannya.

"Menurut data, luas perkebunan kelapa sawit di Kalteng diperkirakan hampir mencapai 2 juta hektarw," sebut anggota dewan dari Dapil II Kabupaten Kotim dan Seruyan ini. (PARLIN/B-6)

Berita Terbaru