Berusaha Kabur dan Melawan Polisi, Bandar Sabu Tewas Ditembak

  • Oleh Uriutu
  • 16 Januari 2020 - 08:26 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Seorang bandar sabu berinisial BDI (40) warga Muara Pulau, Kalimantan Selatan, tewas ditembak karena berupaya kabur menggunakan speedboat dan melawan polisi saat akan ditangkap.

“Kita telah memberikan tembakan peringatan tiga kali ke udara, namun pelaku malah memutar balik speedboat miliknya menabrak speedboat polisi serta mengarahkan senapan angin, petugas pun menembak kearah speedboat pelaku,” kata Kapolres Barsel, AKBP Devy Firmansyah melalui Kapolsek Jenamas IPDA Miftah kepada Borneonews, Kamis, 16 Januari 2020.

Ia mengungkapkan, sementara satu pelakunya lagi berinisial MS (26) sempat berhasil kabur kedalam hutan. Namun berhasil ditangkap. Para pelaku ini sudah lama menjadi Target Operasi polisi karena sering bertransaksi narkoba jenis sabu.

Kronologi kejadian berawal pada Rabu, 15 Januari 2020, ada informasi masyarakat bahwa speedboat yang  diduga bandar sabu BDI dan MS yang berasal dari Muara Pulau Kalsel melintas  di sungai Barito wilkum Polsek Jenamas.

Mendapatkan informasi tersebut, sejumlah petugas pun melakukan pengejaran dan ditemukan speedboat milik pelaku sedang berada di pinggir sungai Barito di Desa Rangga Ilung dan bersembunyi di balik pohon.

Personel Polsek Jenamas dipimpin Kanit Reskrim Bripka Tumi Prasitu kemudian mendekat ke speedboat milik pelaku. Namun pelaku mencoba melarikan diri sehingga hampir menabrak Speed Boat milik polisi.

Bahkan, salah satu pelaku sempat mengarahkan senapan  angin kearah speedboat Polsek Jenamas.  Petugas pun memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali keudara namun pelaku tetap berupaya melarikan diri menuju kelurahan  Rantau Kujang kecamatan , Jenamas.

Saat melarikan diri menggunakan speedboat itu, tiba-tiba arah speedboat diputar berbalik mengarah dan menabrak Speed Boat milik Polsek Jenamas, hingga mengakibatkan salah satu Personel Polsek Jenamas Briptu M. Rizal terjatuh ke sungai Barito.

Karena membantu menyelamatkan Briptu M.Rizal. Kemudian, salah satu Personel Polsek Jenamas mencoba menembakkan ke arah mesin speedboat pelaku dengan jarak kurang lebih 50 meter.

Karena terkena tembakan, speed pelaku menepi ke pinggir sungai.  Saat didekati, pelaku BDI terkapar bersimbah darah lantaran diterjang timah panas petugas. Sedangkan rekannya, sempat kabur ke dalam hutan, namun akhirnya berhasil di tangkap.

Berita Terbaru