Pengedar Sabu dan Anak Buah Terancam 6,5 Tahun Penjara

  • Oleh Naco
  • 16 Januari 2020 - 18:22 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Terdakwa sabu, Roby Wijaya alias Roby (38) dan anak buahnya Aprijal alias Rijal (22) dituntut selama 6,5 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Jaksa Arie Kesumawati, Kamis, 16 Januari 2020.

Dalam kasus ini Roby adalah orang yang meminta Rijal untuk menjual sabu. Satu sepaket dijual Rp 100 ribu. Hingga kedua terdakwa berhasil diamankan polisi.

Roby merupakan warga Jalan Fathul Janah, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang sedangkan Rijal warga Jalan Muchran Ali Gang Reformasi, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupateb  Kotim.

Keduanya diamankan pada Jumat, 4 Oktober 2019 sekitar jam 18.00 WIB di Jalan Fathul Janah Rt 26 Rw 008 Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 1 bungkus plastik klip ukuran kecil yang berisi butiran kristal sabu dan 1 buah pipet kaca yang berisikan sabu dengan berat bersih 0,14 gram yang berada di dalam lemari kamar serta uang hasil penjualan Rp 800 ribu. (NACO/B-6)

Berita Terbaru