Ketua KPU Kalteng Ajak Masyarakat Terlibat Langsung sebagai Penyelenggara Pemilu

  • Oleh Testi Priscilla
  • 17 Januari 2020 - 11:46 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua KPU Kalteng, Harmain dalam Rapat Koordinasi Potensi Sengketa Hukum dan Kode Etik atau Perilaku Penyelenggara Pemilu, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tahun 2020 kemarin mengajak masyarakat untuk terlibat langsung sebagai penyelenggara pemilu.

"Kami mengundang masyarakat yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi. Bukan hanya memberikan suara, tapi bisa bergabung sebagai penyelenggara ad hoc," kata Ketua KPU Provinsi Kalteng, Harmain dalam kegiatan tersebut.

Untuk menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tahun 2020, menurut Harmain pihak KPU Kalteng memerlukan 69.470 penyelenggara ad hoc se-Kalteng.

"KPU memerlukan 69.470 orang lagi untuk penyelenggara pemilu, baik itu sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK, Panitia Pemungutan Suara atau PPS dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS," jelasnya.

Harmain menjelaskan, banyaknya jumlah penyelenggara ad hoc yang diperlukan KPU Kalteng, membuat 47 persen dari total anggaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp249 miliar berkaitan dengan honor penyelenggara ad hoc.

"Selama memenuhi syarat atau bukanbagian dari tim kampanye pasangan calon, maka masyarakat dapat mendaftar untuk menjadi penyelenggara ad hoc," tutur Harmain. (TESTI PRISCILLA/B-5)

Berita Terbaru