Legislator: Persoalan Air Bersih di Kotim Belum Penuhi Harapan Masyarakat

  • Oleh Naco
  • 18 Januari 2020 - 17:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Paredamean Gultom, menegaskan kalau persoalan air bersih belum mampu memenuhi harapan masyarakat.

"Seperti di wilayah Cempaga seadanya saja pengelolaannya, tidak berjalan maksimal," kata Gultom, Sabtu, 18 Januari 2020.

Gultom mengatakan sudah melihat langsung kondisi 2 buah PDAM yakni di Desa Luwuk Ranggan dan Sungai Paring, Kecamatan Cempaga.

Di sana tidak hanya pengelolaannya saja yang apa adanya, bahkan sejumlah kondisi lingkungan dan bangunannya sangat tidak terawat.

Padahal, tidak sedikit anggaran yang dikeluarkan untuk membangun pengelolaan air tersebut. Apa persoalan yang dihadapi sampai kini belum bisa diatasi. 

Maka dari itu, legislator akan memanggil instansi terkait dalam hal ini PDAM untuk mencari jawaban dari pertanyaaan itu.

"Jangan sampai ada bangunannya saja akan tetapi pasokan ke masyarakat tidak maksimal. Sementara kita bermiliar-miliar rupiah memberikan penyertaan modal," tandasnya.

Gultom sempat dibuat geleng-geleng kepala melihat kondisi areal itu yang sungguh tidak terawat. Mulai dari rumput panjang, gudang bahan baku untuk penjernih air yang berserakan, hingga sejumlah pintu bangunan yang rusak.(NACO/B-11)

Berita Terbaru