Misteri Sosok Lelaki Teman Harun Masiku saat Pulang ke Indonesia

  • Oleh Teras.id
  • 21 Januari 2020 - 08:30 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria berseragam menghampiri Harun Masiku setelah Calon Anggota Legislatif dari PDIP ini tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 7 Januari 2020. Laki-laki itu terus menemani Harun melintasi pos pemeriksaan Imigrasi hingga Bea dan Cukai. 

Kedatangan Harun di Terminal 2F ini terekam CCTV bandara. Seperti dikutip dari Majalah Tempo edisi 18 Januari 2020, "Harun di Pelupuk Mata Tak Tampak", Ia nampak mengenakan kaus lengan panjang biru tua serta celana dan sepatu sport hitam, Harun terlihat menenteng tas seukuran laptop dan kantong belanja.

Harun merupakan salah tersangka suap yang menyeret mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Harun diduga menyuap Wahyu agar bisa menjadi anggota DPR lewat mekanisme pergantian antarwaktu. 

Tim KPK menangkap Wahyu dan beberapa orang lainnya pada Rabu, 8 Januari 2020. KPK menyebut Wahyu sudah menerima uang Rp 600 juta dari total nilai suap Rp 900 juta untuk meloloskan Harun. Namun, hingga saat ini KPK belum juga menangkap Harun.

Baik KPK maupun Kementerian Hukum dan HAM kompak menyebut Harun ada di Singapura. Informasi dari humas Imigrasi kan sudah jelas bahwa, berdasarkan data lalu lintas orang, dia ada di Singapura per tanggal 6 Januari,” ujar Ali.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Imigrasi Arvin Gumilang mengatakan Harun belum tercatat kembali ke Tanah Air. Begitu pula Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly ngotot menyatakan Harun masih di luar negeri. “Pokoknya belum di Indonesia,” kata politikus PDI Perjuangan itu pada Kamis, 16 Januari lalu.

Tempo menemukan fakta lain. Berdasarkan penelusuran Tempo, Harun memang pergi ke Singapura pada 6 Januari 2020 menggunakan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 832 dan duduk di kursi 6K, yang berangkat pukul 11.30 dan tiba pukul 14.20 waktu Singapura.

Keesokan harinya, Harun tiba di Indonesia menggunakan Batik Air. Kedatangan Harun di Soekarno-Hatta pun terekam kamera pengawas (CCTV) yang salinannya diperoleh Tempo.

Setelah keluar dari area kedatangan, Harun kemudian menaiki taksi Silver Bird Toyota Alphard. Sebelum Harun masuk ke dalam mobil, petugas berpakaian Lion Air--satu grup dengan Batik--datang mendorong troli berisi koper, lalu memasukkannya ke dalam taksi. Membuka jendela, Harun kemudian melambaikan tangan kepada pria berseragam tersebut.

Marketing Communication Lion Air Danang Mandala Prihartono mengatakan belum mendapat informasi ada seorang petugas berpakaian Lion yang membawakan koper Harun.

(TERAS.ID)

Berita Terbaru