6 Terdakwa Penebang Kayu Ilegal Diadili

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 21 Januari 2020 - 17:16 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 6 terdakwa dalam kasus penebanga kayu ilegal, diadili di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Selasa, 21 Januari 2020.

Keenam terdakwa yakni Dede Indra Suryadi, Arbain, Faujan, Arbani, Suriansyah dan Syahbani. Mereka didakwa telah melakukan penebangan liar di wilayah Kawasan hutan Desa Sulung Kenambui, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Sidang kali ini JPU Widha Sinulingga dihadirkan 2 orang saksi dari jajaran Polres Kobar, saksi menyampaikan jika benar pihaknya telah mengamankan 6 orang saksi beserta alat bukti.

"Kami amankan mereka beserta barang bukti alat pemotong kayu dan hasil dari penebangan kayu," ungkapnya.

Disampaikan, jika ke enam terdakwa diamankan secara terpisah. Meskipun dalam hari dan tanggal yang bersamaan, yaitu pada 1 November 2019.

Saat diamankan terdakwa mengaku baru sekali menjual dan mendapatkan hasil penebangan liar tersebut. Kemudian mereka juga baru pertama kali melakukannya.

"Menurut pengakuan terdakwa mereka baru bukanlah penebang atau DPO polisi," ungkapnya.

Saat diamankan mereka tidak memiliki izin penebangan, akibatnya perbuatan para terdakwa sebagaimana  diatur dan diancam pidana dalam Pasal 82 ayat (1) huruf b jo. Pasal 12 huruf b, Pasal 82 ayat (1) c jo. Pasal 12 huruf c dan Pasal 84 ayat (1) jo. Pasal 12 huruf f Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru