Himpitan Ekonomi Jadi Faktor Penderita Gangguan Jiwa di Seruyan Meningkat

  • Oleh Fahrul Haidi
  • 22 Januari 2020 - 15:56 WIB

 

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Meningkatnya penderita gangguan jiwa di Kabupaten Seruyan faktor utama penyebabnya adalah masalah himpitan ekonomi di dalam keluarga.

 

Hal ini disampaikan, dr Ali Wardana,Sp.KJ. Menurutnya, himpitan ekonomi dan tuntutan hidup menjadikan banyak warga saat ini mengalami masalah gangguan kejiwaan.

 

“Bisa dibayangkan seorang kepala keluarga tidak memiliki pekerjaan, sementara ia dituntut untuk membiayai seluruh keperluan keluarganya, hal ini lah yang menjadi faktor pemicu munculnya gangguan kejiwaan,” Jelasnya, Rabu. 22 Januari 2020.

 

Sebaliknya, pada kasus  gangguan kejiwaan yang di derita kaum perempuan, masalah ekonomi  juga menjadi faktor pertama memicu terjadinya gangguan kejiwaan.

 

“Penyebab utamanya sama, sebab banyak kaum perempuan yang karena suatu berpisah, sehingga harus memenuhi kebutuhan pribadi bahkan membiayai anaknya sendiri,” jelasnya.

 

Hal ini, sangat cepat mempengaruhi kondisi kejiwaan, sehingga gampang stres dan akhirnya berdampak parah menjadi gangguan kejiwaan dengan kategori berat baik, yang di derita kaum lelaki maupun perempuan. (FAHRUL HAIDI/B-5)

Berita Terbaru