Isu Diculik Ternyata Hoax, Ini Kata Kapolsek Murung

  • Oleh Syahriansyah
  • 23 Januari 2020 - 07:02 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu – Heboh isu diculiknya bocah SD anak dari warga kota Puruk Cahu yang beredar melalui media sosial bahwa anak perempuan berusia kurang lebih 6 tahun ini ternyata hoax.

Perihal ini terungkap setelah ditemukannya anak perempuan ini di Seberang Jembatan Merdeka, Desa Bahitom yang ditemukan berada ditempat anggota Polres Murung Raya Aiptu Parlindungan Oppu Sunggu.

Lalu anak ini diserahkan kepada Polsek Murung untuk ditangani lebih lanjut. Kapolres Murung Raya AKBP Dharmeswara Hadi Kuncuro melalui Kapolsek Murung Ipda Yuliantho mengatakan isu yang berkembang tentang penculikan terhadap anak ini tidak benar atau hoax yang berkembang di media sosial, sehingga masyarakat diminta tidak terlalu terprovokasi terhadap isu tersebut.

“Jadi anak ini sama sekali tidak diculik, tapi hanya dalam bentuk kelalaian dari orang tua sehingga lepas dari pengawasan,” katanya, Rabu, 22 Januari 2020.

Maka dari itu Kapolsek Murung meminta kepada masyarakat agar tidak terlalu cepat membentuk opini terhadap segala sesuatu peristiwa sebelum ditangani kepolisian.

“Tentu dengan adanya isu penculikan ini masyarakat tentu akan was-was terhadap apa yang disampaikan melalui media sosial. Jadi saya harapkan apabila ada kejadian dalam bentuk apapun segera laporkan terlebih agar bisa ditangani lebih cepat agar tidak ada asumsi yang berlebihan,” tutupnya. (RIANSYAH/B-6)

Berita Terbaru