Pemerintah Kotawaringin Timur Lakukan Normalisasi Sungai dan Drainase

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 24 Januari 2020 - 17:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR melakukan normalisasi sungai dan drainase di Kota Sampit, Jumat, 24 Januari 2020. 

"Hari ini kami melakukan normalisasi sungai dan drainase. Ini rutin dilakukan dalam 3 bulan sekali," ujar Kepala Dinas PUPR, Machmoer. 

Normalisasi tersebut langsung dipantau oleh Bupati Kotim Supian Hadi. Mereka melakukan normalisasi menggunakan alat berat berupa exavator. Ada 12 titik, baik itu di Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang. 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyumbatan akibat banyaknya sampah dan juga potongan kayu. Selain itu, juga tumbuhan yang merambat hingga menutup sungai atau saluran drainase. 

"Kalau hal seperti itu dibiarkan, maka akan memicu terjadinya banjir. Apalagi dalam beberapa hari terakhir, intensitas hujan meningkat," kata Machmoer. 

Dalam normalisasi tersebut, beberapa kendala sering dihadapi mereka. Hal itu terjadi karena minimnya kepedulian masyarakat. Sehingga mereka membuang kayu bekas bangunan atau hal lainnya yang ada di sungai. Seperti yang didapati di Sungai Jalan Pramuka yang mereka bersihkan pada hari ini. 

"Kepedulian masyarakat cukup minim. Mereka membuang sampah dan potongan kayu sembarangan. Tentu hal ini kalau dibiarkan akan menghambat aliran air. Saya harap kedepan hal itu tidak terjadi lagi, " terang Machmoer. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)

Berita Terbaru