Bupati Kotim: Dewan Hakim, Juri dan Panitera MTQ Kecamatan Baamang Harus Profesional!

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 25 Januari 2020 - 06:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotim Supian Hadi meminta dewan hakim, juri, dan panitera Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kecamatan Baamang agar profesional dalam memberi nilai kepada para kafilah dari kelurahan dan desa di daerah ini. Agar dapat menghasilkan kafilah yang terbaik. 

"Saya harap para dewan hakim, juri, dan panitera MTQ Kecamatan Baamang ini bisa lebih profesional dalam bertugas. Jangan sampai ada pilih kasih dalam memberikan nilai," ujar Bupati Kotim Supian Hadi saat membuka MTQ Kecamatan Baamang, Jumat malam, 24 Januari 2020. 

Dirinya juga meminta kepada seluruh dewan hakim, juri, dan panitera bisa lebih independen. Jangan sampai memihak kepada siapapu. Sehingga mereka dibantu untuk meraih juara di beberapa kategori lomba. 

Jika hal itu terjadi, dampaknya sangat besar bagi Kecamatan Baamang sendiri. Karena kafilah yang dikirim ke tingkat kabupaten bukanlah yang terbaik. Akibat juaranya berdasarkan kedekatan kepada tim juri. Hal itupun akan berdampak terhadap target dari Plt Camat Baamang yang menginginkan juara umum ada MTQ kabupaten. 

"Kalau memang bagus maka berikan nilai yang bagus pula. Jangan malah nantinya yang bagus di taruh jadi juara 2 atau 3. Sedangkan juara satu hasil dari kedekatan para juri. Ini akan menurunkan prestasi Kecamatan Baamang juga," kata Supian. 

Dirinya juga sangat mengapresiasi MTQ Baamang kali ini dan berharap bisa berjalan baik hingga selesai. Selain itu, ia juga mengingatkan agar tidak ada tindakan sogok-menyogok untuk meraih juara. Namun semua murni karena kualitas para kafilah. 

"Jangan sampai ada tindakan sogok menyogok nantinya, karena bukan hanya merugikan kafilah lain. Tetapi juga pertanggungjawaban kepada Allah nantinya," terang Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru