Bupati Pulang Pisau Harapkan Pengawasan Peredaran Obat Lebih Diperketat

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 26 Januari 2020 - 05:40 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo mengharapkan pengawasan peredaran obat lebih diperketat. Sebab, penyalahgunaan obat ini sangat membahayakan bagi penggunanya dan orang-orang disekitarnya. 

Edy mengatakan, pengawasan peredaran obat ini kalau bisa dilakukan secara rutin. Misalnya dalam jangka waktu satu bulan, dua bulan atau tiga bulan. 

"Supaya peredaran obat ini lebih terkontrol. Karena obat ini tentu tak bisa sembarangan digunakan," kata Edy, Sabtu, 25 Januari 2020. 

Bupati menegaskan, pengawasan obat ini hendaknya bukan saja obat yang ilegal atau tak ada izin edarnya. Tetapi, obat yang legal pun atau memang boleb diperjual belikan dengan bebas hendaknya ada pengawasannya juga. 

"Karena ada jenis obat-obat keras yang jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan turunnya kesadaran," tegas bupati. 

Edy menyebutkan, pengawasan masalah peredaran obat ini bukan hanya tugas aparat kepolisian atau instansi terkait lainnya. Tetapi dirinya meminta semua pihak ikut mengawasi masalah peredaran obat ini. 

"Orang tua, keluarga, teman dan masyarakat umum yang peduli diharapkan bisa sama-sama mengontrol masalah peredaran obat-obatan ini," harap Edy Pratowo. (M.BADARUDIN/B-5)

Berita Terbaru