Menhub Akan Tinjau Pengoperasian Landas Pacu 3 Bandara Soekarno-Hatta

  • Oleh ANTARA
  • 26 Januari 2020 - 11:30 WIB

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dijadwalkan, Minggu sore, akan meninjau pengoperasian landas pacu atau runway 3 dan east cross taxiway di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

“Menhub akan melihat langsung pergerakan pesawat baik pada saat lepas landas dan mendarat di landas pacu 3 dan east cross taxiway di Bandara Soekarno Hatta untuk memastikan fungsi dari fasilitas tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan, di Jakarta, Minggu.

Landas pacu 3 Bandara Soekarno Hatta yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (23/1), telah beroperasi sejak akhir 2019 yaitu pada saat momen Angkutan Natal dan Tahun Baru.

Keberadaan landas pacu 3 berukuran panjang 3.000 m dan lebar 60 m ini, diyakini akan sangat bermanfaat untuk memperlancar pergerakan pesawat baik pada saat lepas landas (take off) maupun mendarat (landing).

Kehadirannya sangat penting untuk peningkatan layanan Bandara-Soekarno-Hatta yang terus bertumbuh baik dari segi jumlah pergerakan pesawat maupun penumpang.

“Berdasarkan laporan dari PT. Angkasa Pura II, sejak dioperasikannya runway 3 dan east cross taxiway pada akhir tahun lalu, pergerakan pesawat pada momen Angkutan Natal dan Tahun Baru terbukti meningkat dari 80 pergerakan perjam menjadi 100 pergerakan per jam,” jelas Hengki.

Pada saat peresmian 4 fasilitas Bandara Soetta oleh Presiden, Menhub Budi Karya Sumadi melaporkan bahwa dengan adanya penambahan sejumlah fasilitas ini khususnya landas pacu 3 dan east connection taxiway sudah memberikan keuntungan bagi maskapai penerbangan seperti Garuda yang menjadi maskapai dengan tingkat ketepatan waktu nomor 1 di dunia.

Beberapa manfaat dari beroperasinya fasilitas landas pacu 3 dan east cross taxiway yaitu dari aspek keselamatan, akan meningkatkan keselamatan penerbangan melalui pemisahan landas pacu untuk lepas landas dan mendarat.

Dari sisi pelayanan, efektif untuk mengurangi antrian pesawat dari sebelumnya 6-9 pesawat menjadi rata-rata 3 pesawat dan mempercepat perjalanan pesawat dari tempat parkir pesawat atau apron menuju ke lepas landas.

Kemudian dari sisi kapasitas, dengan berkurangnya antrian dan semakin mempercepat pergerakan pesawat, otomatis dapat meningkatkan kapasitas pergerakan pesawat dan penumpang. (ANTARA)

Berita Terbaru