Jalur Laut Paling Rawan Jadi Pintu Masuk Virus Corona, karena Banyak Kapal dari Cina

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 26 Januari 2020 - 14:12 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Jalur laut dianggap paling rawan menjadi pintu masuk virus corona ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) karena banyaknya kapal dari Cina yang masuk ke Sampit.

"Laut rawan menjadi pintu masuk virus corona, karan menghubungkan langsung Sampit dengan negara cina yang saat ini darurat virus corona," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Sampit, Agus Yordani, Minggu, 26 Januari 2020.

Dia menerangkan hingga saat ini cukup banyak kapal dari Cina yang datang ke pelabuhan di Sampit. Bahkan sepanjang 2019 ada 27 kapal cina yang masuk ke daerah ini.

Sedangkan jumlah crew kapal mencapai 546 orang. Melalui jalur laut ini Cina mengambil biji nikel yang disiapkan dari Kalimantan Tengah melalui Sampit.

"Hal ini menjadi perhatian kami, sehingga jalur pelabuhan juga kami lakukan pengawasan," katanya. Hasil pemantauan pihak KKP belum ditemukan adanya warga di Sampit yang terinveksi virus corona.

Jika ditemukan maka korban akan langsung dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Sementara itu virus corona adalah virus baru yang menyebar melalui pernapasan atau udara. Dengan gejala demam, batuk dan sesak nafas.

Belum ditemukan vaksin untuk virus tersebut, sehingga bisa menyebabkan kematian. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru