Pengusaha Walet Asal Jatim Ditipu Pengepul di Samuda

  • Oleh Naco
  • 29 Januari 2020 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Frendy Mahon (35) pengusaha sarang burung walet asal Bojonegoro, Jawa Timur ditipu oleh pengepul sarang walet di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotim berinisial M.

Korban mengalami kerugian mencapai Rp 390 juta. Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polres Kotim dan Dewan Adat Dayak. 

Frendy menerangkan, penipuan itu berawal dari perkenalannya dengan M pada tahun 2009. Saat itu, M diketahui pengumpul sarang burung walet. 

Keduanya bekerjasama, pertama kali membeli sarang sebanyak 5 kg dan uang ditransfer. Begitu juga yang kedua kalinya. Hingga ketiga M mengatakan ada sekitar 25 kg sarang burung walet kalau dinilai dengan uang waktu itu sekitar Rp 390 juta.

Korban membayar dengan dua kali transfer yakni Rp 50 juta dan Rp 340 juta. Namun setelah ditunggu, barangnya tidak pernah dikirim seperti biasanya.

Setelah itu, M menghilang dan tidak ada yang tahu ke mana keberadaanya. Beredar kabar bahwa M sudah bangkrut dan gulung tikar. 

Kemudian pada tahun 2013, keduanya bertemu dan dibuat surat pernyataan yang disaksikan oleh pihak keluarganya. Namun hingga kini persoalan itu tidak juga diselesaikan.

“Dalam surat pernyataan ia mengakui telah menggelapkan uang saya. Masalah ini sudah saya laporkan ke polisi beberapa tahun yang lalu, dan sekarang ini saya juga laporkan ke Dewan Adat Dayak Kotim untuk menyelesaikannya," tandas Frendy Mohan di kantor DAD Kotim.(NACO/B-7)


TAGS:

Berita Terbaru