Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pemalang Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemuda 19 Tahun Dikeroyok dan Divideo, Kapolres Kotim Tegaskan Segera Tindak Tegas

  • Oleh Naco
  • 12 Februari 2020 - 19:35 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang pemuda berusia 19 tahun asal Kecamatan Cempaga menjadi korban pengeroyokan. Bahkan aksi itu direkam pelaku.

Selain dipukul dengan tangan, warga Desa Luwuk Ranggan, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim itu dalam video tersebut juga ditendang beberapa kali.

Korban berurai air mata bahkan sampai kencing di celana tidak mereka hiraukan. Bahkan mereka malah menarik-narik rambut korban.

"Kamu kencing di celana, hoooo," teriak oknum pelaku dalam video itu hingga terus memukul dan menedangnya dalam posisi terduduk itu.

Penganiayaan itu mereka lakukan lantaran korban dianggap mengaku-ngaku sebagai anggota kelompok oknum pelaku itu.

"Ini akibatnya kalau kamu mengaku-ngaku itu," ucap pelaku dalam video itu.

Korban sendiri saat melapor di DAD Kotim menyebutkan awalnya ia adalah anggota kelompok itu, namun tidak aktif lagi. Hingga akhirnya ia diminta datang oleh oknum pelaku ke Jalan H Ikap Sampit, dan di situ dianiaya.

Penganiayaan pertama pada Minggu, 9 Februari 2020 sekitar pukul 01.00 WIB, dan Senin, 10 Februari 2020 malam. Penganiayaan pertama dilakukan oleh 4 orang dan kedua 8 orang.

"Saya memang tidak melapor ke orangtua waktu itu, setelah beredar video itu baru (memberi tahu)," tukasnya saat di kantor DAD Kotim, Rabu, 12 Februari 2020.

Dari para pelaku itu hanya tiga yang dikenalinya berinisial GN, AG dan IB. Kini kasus tersebut selain dilapor ke DAD juga sudah secara resmi dilaporkan di Polres Kotim.

"Karena ini sudah dilaporkan ke Polres kita minta diproses hukum positif dan setelah itu kita proses hukum adat," tegas Untung TR, ketua harian DAD Kotim.

Berita Terbaru