Pencuri Gas LPG di Sampit Gagal Ditangkap karena Teriak Dikejar Orang Gila

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 Februari 2020 - 23:11 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pencuri tabung gas LPG di Jalan Batu Berlian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gagal ditangkap oleh korbannya, karena saat lari, pelaku teriak dikejar orang gila.

Sedangkan korban yang teriak maling tidak dihiraukan masyarakat. Karena saat itu korban tidak mengenakan baju dan membawa sanjata tajam jenis mandau, sehingga membuat warga bingung mau berbuat apa, sehingga pelaku berhasil kabur.

Setelah korban merasa tidak saat mengejar pelaku, barulah dia bercerita kepada masyarakat kalau dia menjadi korban pencurian dan 11 buah tabung gas miliknya raib.

"Kami baru tahu setelah korban bercerita, namun pelaku berhasil melarikan diri," ujar Izul, warga sekitar, Kamis 13 Februari 2020.

Sementara itu kejadian tersebut terjadi bermula ketika korban bernama Tatang (41) datang ke RSUD dr Murjani Sampit dan memarkirkan mobil pikap yang berisi tabung gas LPG di jalan.

Setelah kembali ke parkiran, dia melihat tabung gas LPG miliknya berkurang. Yang di antaranya 1 LPG 12 Kg, 5 buah LPG 5,5 Kg, dan 3 Kg 5 buah, padahal bak pikapnya tertutup terpal.

Karena jengkel, dia mengintai pelaku dengan sembunyi di dalam pikap dan ternyata pelaku datang dan berupaya mengambil kembali tabung gas LPG.

Korban langsung mengejarnya dengan membawa senjata tajam. Pelaku yang kaget langsung lari dan meninggalkan motornya. Bahkan telepon miliknya juga terjatuh.

Namun saat lari, pelaku terus teriak dikejar orang gila. Sedangkan korban yang teriak maling tidak dihiraukan warga, karena mereka bingung, sehingga pelakupun berhasil kabur. Kasus ini sudah dilaporkan kepada polisi. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru