Penimbunan Jalan Menuju Desa Talingke Katingan Dinilai Mendesak

  • Oleh Abdul Gofur
  • 14 Februari 2020 - 18:00 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Penimbunan ruas jalan menuju Desa Talingke Kecamatan Tasik Payawan yang sudah hampir sebulan terakhir terendam banjir dinilai sangat mendesak. Pasalnya, saat banjir, jalan itu tak bisa dilalui kendaraan.

Warga yang ingin bepergian atau menuju Desa Talingke harus menggunakan jasa kelotok atau getek yang dimodifikasi.

"Iya sudah hampir satu bulan ini jalan menuju Desa Talingke kebanjiran sepanjang sekitar 600 meter," kata Kepala Desa Talingke, Imong, Jumat, 14 Februari 2020.

Menurutnya, akibat ruas jalan yang terendam banjir ini warga desanya terisolasi. Dia berharap Pemerintah Kabupaten Katingan menganggarkan dana untuk penimbunan badan jalan yang terendam tersebut.

"Ini sifatnya memang mendesak. Harapan kami, pemkab tahun 2020 ini menganggarkan dana untuk penimbunan jalan yang terendam itu," tegas Imong.

Imong mengatakan, sejak beberapa tahun ini ruas jalan menuju desanya itu memang selalu kebanjiran saat musim penghujan.

Setiap tahun pula, warga selalu mengusulkan anggaran untuk penimbunan jalan itu kepada pemkab, baik melalui musrenbang desa, maupun musrenbang ditingkat kecamatan. Akan tetapi, sejauh ini belum terealisasi.

"Kami sangat mengharapkan ada kucuran dana APBD untuk penimbunan jalan itu, sebab sifatnya sangat mendesak," imbuh Imong. (ABDUL GOFUR/B-11)

Berita Terbaru