Informasi di Media Sosial Harus Disaring

  • Oleh Naco
  • 14 Februari 2020 - 21:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo menegaskan informasi melalui media sosial harus disaring.

Sebab,  berbagai informasi dan data yang disampaikan kerap kali tidak benar. Sehingga jika ada yang langsung percaya bisa berdampak pada tindakan provokatif.

"Saat ini tahapan pilkada sudah mulai. Ini yang harus kita jaga. Jangan mudah terpancing apalagi dengan isu provokatif," tukasnya, Jumat, 14 Februari 2020.

Handoyo mengatakan, setiap persoalan masyarakat atau pengguna medsos bisa menilai kebenarannya. Karena jika tidak benar dan ikut percaya maka itu sama saja dengan meniup api permasalahan.

Handoyo mendukung jika ada oknum yang sengaja mematik persoalan agar ditindak tegas. Sehingga tidak ada yang berani macam-macam atau main-main dengan kondusivitas daerah.

"Selain itu terkait permasalahan kecil yang muncul jangan sampai dibesar-besarkan," tukasnya.

Menjaga daerah ini agar terjaga kondusif bukan hanya tugas pemerintah dan penegak hukum saja. Sebab, tanpa peran masyarakat maka itu akan sulit tercapai. (NACO/B-11)

Berita Terbaru