Masyarakat Harus Proaktif Soal Vaksin Rabies

  • Oleh Testi Priscilla
  • 15 Februari 2020 - 09:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto meminta agar masyarakat proaktif soal vaksin rabies. Bukan hanya pemilik hewan penular rabies atau HPR seperti anjing, kucing, dan kera, tetapi juga masyarakat secara umum.

"Terkadang ada pemilik hewan peliharaan yang tidak mau memvaksin peliharaannya dengan alasan takut mati, tidak tega sakit disuntik, dan sebagainya. Yang sebenarnya alasan itu tidak masuk akal. Padahal vaksin rabies adalah untuk kesehatan hewannya sendiri," kata Riduanto, Sabtu, 15 Februari 2020.

Mengenai ini, lanjut Riduanto, masayrakat sekitarnya harus membantu memberi pengertian kepada para pemilik hewan peliharaan ini untuk memvaksin hewan peliharaannya demi keamanan bersama.

"Kalau perlu diperingatkan saja, tidak boleh pelihara hewan kalau hewannya tidak divaksin, begitu saja. Karena ini kan demi keamanan bersama. Kalau hewan peliharaannya tertular rabies kan bukan dia saja yang dalam bahaya, orang lain di sekitarnya juga bisa tergigit hewan yang tertular rabies," tegasnya.

Apalagi, lanjut Riduanto, untuk mendapatkan vaksin rabies bisa menghubungi dinas atau juga langsung ke vaksinatornya yang sudah mempromosikan masing-masing di media sosial mereka biasanya.

"Mudah sekali sekarang untuk menghubungi. Kalau kita kesusahan membawa peliharaan kita ke kantor dinas karena banyak atau besar misalnya, vaksinator yang datang ke rumah kita," tegasnya.

Riduanto mengatakan bahwa vaksin rabies sebaiknya rutin diberikan setiap enam bulan sampai satu tahun sekali. (TESTI PRISCILLA/B-11)

Berita Terbaru