Belum Difungsikan, Los Pasar Eks Mentaya Sudah Banyak Rusak

  • Oleh Naco
  • 15 Februari 2020 - 12:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur saat ke Pasar Eks Mentaya tampak kaget melihat kondisi kerusakan parah di pasar tersebut. Padahal hingga belum difungsikan.

"Tega kalau pemerintah membiarkan menyerahkan kepada pedagang dengan kondisi seperti ini. Sangat tidak layak digunakan," kata Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur Hj Darmawati, Sabtu, 15 Februari 2020. 

Darmawati meminta pemkab memperbaiki dan mengatur ulang luasan kiosnya agar layak, baru dibagikan kepada pedagang.

Darmawati dan legislator lainnya geleng-geleng kepala ketika menyaksikan banyaknya kerusakan di pasar itu. Selain ada genangan air bekas rembesan hujan, banyak kios yang pintu 'rolling door' rusak dan lepas, plafon rusak, serta dinding yang jebol.

Selain itu, pedagang juga mengeluhkan karena ukuran kios yang sangat kecil yaitu hanya sekitar 1,7 x 2 meter. Kios seukuran itu dinilai sangat tidak memadai bagi pedagang yang hendak berjualan pakaian, kain, dan lainnya yang membutuhkan tempat cukup luas.

Darmawati sangat menyayangkan kondisi pasar yang dibangun pada 2012 dan selesai 2014 dengan biaya APBD sekitar Rp 29 miliar tersebut. Pasar itu rusak padahal belum difungsikan sejak selesai dibangun hingga sekarang.

DPRD berharap pedagang bisa segera menempati pasar tersebut. Namun jika faktanya banyak kerusakan dan ukuran kios tidak sesuai harapan semula, mereka berharap pemerintah kabupaten segera memerbaikinya.

Sementara itu, Juliansyah, sekretaris Komisi II mengharapkan bangunan itu memang segera difungsikan.

“Bangunan apapun kalau tidak  segera ditempati maka akan cepat rusaknya. Kami berharap secepatnya pemerintah melakukan perbaikan supaya layak digunakan," pungkasnya. (NACO/B-11)

Berita Terbaru