Dinyatakan Sehat dari Virus Corona, Orangtua Haafizh Bahagia Anaknya Tiba di Palangka Raya

  • Oleh Parlin Tambunan
  • 17 Februari 2020 - 06:20 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Hari Maihadi, tak bisa menahan rasa bahagianya, setelah anaknya Haafizh mahasiswa asal Kota Palangka Raya, Kalteng, akhirnya diperbolehkan pulang. Sebelumnya Hari menjalani masa karantina selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau, Minggu 16 Februari 2020.

Sebelumnya, mahasiswa sementer VII Hubei Polytechnic University ini harus menjalani observasi kesehatan bersama ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari berbagai daerah lainnya di Natuna Kepulauan Riau pasca merebaknya virus Corona.

"Kami bersyukur dan bahagia sudah diperbolehkan pulang setelah karantina 14 hari di Natuna. Anak saya sehat dan selamat. Baik saat masih di Wuhan, maupun saat karantina," kata Hari Maihadi, ditemui di kediamannya di Jalan G. Obos XIV Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya.

Hari Maihadi menjelaskan, saat karantina di Natuna, komunikasi melalui sambungan telepon hampir setiap hari dilakukan kepada anaknya.

"Kami sering komunikasi terhadap anak saya saat ia di Wuhan, Cina maupun ketika di karantina," ucapnya.

Hari Maihadi berharap, setiba di Palangka Raya, anaknya tidak dikucilkan oleh siapa pun. Sebab, anaknya tersebut dalam keadaan sehat dan tidak terpapar virus Corona.

"Saya juga berharap, agar Kota Wuhan kembali normal sehingga anak saya bisa melanjutkan studinya," tutupnya. (PARLIN TAMBUNAN/m)

Haafizh mengenakan kaos putih berkumpul kembali bersama orangtuanya di rumahnya Jalan G. Obos XIV Palangka Raya, Minggu 16 Februari 2020.

Berita Terbaru