Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sukoharjo Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Perempuan Depresi Diamankan Sebelum Kedatangan Gubernur ke SMAN 1 Pangkalan Bun

  • Oleh Wahyu Krida
  • 17 Februari 2020 - 15:55 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ada sedikit kehebohan di depan SMAN 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) jelang kedatangan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran ke sekolah tersebut, Senin, 17 Februari 2020. Pasalnya ada seorang perempuan yang diduga depresi berteriak-teriak di Jalan Alipandi Sarjen depan SMAN 1 Pangkalan Bun.

Menurut Aiptu Sujadmiko salah seorang anggota polisi yang berjaga, saat mengetahui ada orang yang bertingkah aneh, keruan aparat keamanan mencoba menenangkannya.

"Diperkirakan yang bersangkutan mengalami depresi akibat tekanan yang luar biasa. Bahkan saat ditanyai, jawabannya seperti orang ketakutan. Sepertinya  ada permasalahan didalam keluarga, diduga akibat KDRT," jelas Sujadmiko.

Menurut Sujadmiko, walau demikian pihaknya tetap mencatat identitasnya serta menghubungi keluarganya.

"Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan oleh polisi untuk dimintai keterangan dan akan diberikan perlindungan. Tentunya kami tidak boleh meremehkan sesuatu yang mencurigakan," jelas Sujadmiko.

Menurutnya pihak aparat keamanan segera mencatat identitasnya dan memfasilitasi pengecekan perempuan yang bersangkutan fasilitasi untuk menjalani pengecekan kejiwaan dan pemeriksaan di rumah sakit.

"Saat kami tanyai tadi, perempuan tersebut mengaku bernama Lilis dan tinggal di gang Cempaka. Tapi ia menjawab takut-takut dengan kata-kata tidak jelas," jelas Sujadmiko.

Ia menjelaskan sekitar pukul 08.00 WIB perempuan tersebut dibawa anggota Polwan ke Mapolres Kobar.

"Waktu itu ada petugas dari PMI yang berniat mengantarkan ke rumah sakit. Namun perempuan tersebut malah mencoba melarikan diri sambil ketakutan dan menangis. Karena itulah terpaksa perempuan tersebut diamankan oleh anggota Polwan ke Mapolres Kobar. Nantinya bakal dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru