Bupati Katingan Minta Media Sosial Tidak Disalahgunakan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 17 Februari 2020 - 17:15 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas meminta kepada para aparatur sipil negara atau ASN di daerahnya untuk tidak menyalahgunakan media sosial atau medsos.

"Medsos itu jangan disalahgunakan, karena kita saling menghargai satu sama lainnya," ucap Bupati Katingan Sakariyas saat memimpin apel gabungan ASN di halaman kantor bupati, Senin, 17 Februari 2020.

Sakariyas juga meminta kepada pihak Dinas Pendidkan dan juga Dinas Kesehatan mensosialisasikan kepada guru dan tenaga medis agar media sosial digunakan dengan baik.

Hal ini disampaikan Bupati Sakariyas menyusul adanya pengurangan tunjangan kinerja pegawai negeri sipil di daerahnya, sehinga muncul komentar-komentar yang dianggap kurang pantas di medsos itu.

"Jangan main-main di medsos, ini bahasa sangat kasar sekali, kalau bahasanya 'Nyuhu Kare Bahutai Kuman Kare Pejabat (menyuruh Bahutai makan pejabat). Keterlaluan, gak masuk akal, gimana punya otak seperti itu," tanya Bupati Sakariyas.

Jika ada hal-hal yang mungkin mengganjal, kata Sakariyas bisa ditanyakan kepada dirinya langsung, atau kepada Sekda, juga kepada pejabat terkait seperti Roby dan Kepala Bappeda Wim Ngantung.

Bupati berharap agar dipahami terkait adanya sedikit pengurangan tunjangan kinerja itu.

Sakariyas menggambarkan pengurangan tunjangan kinerja itu misalnya untuk pegawai golongan satu cuma dipotong Rp 100 ribu, golongan dua pemotongannya Rp 200 ribu dan golongan tiga dipotong Rp 300 ribu.

"Mau tidak mau kita kurangi, undang-undang yang mengatur, dan kita wajib membayar BPJS kan dibebankan di APBD," kata Bupati Sakariyas. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru