KPK Kirim Surat, Polri Siap Bantu Cari Nurhadi

  • Oleh Inilah.com
  • 18 Februari 2020 - 09:31 WIB

INILAHCOM, Jakarta - Polri membantu KPK mencari keberadaan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Polri telah menerima dari KPK untuk melakukan pencarian dan menangkap Nurhadi.

"Ya sudah ada surat ke Mabes Polri ya, nanti kita juga membantu mencari," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin 17 Februari 2020.

Diberitakan, KPK memasukkan tersangka kasus suap - gratifikasi Rp 46 miliar, Nurhadi dalam daftar pencarian orang (DPO). Selain Nurhadi, KPK juga menetapkan menantu Nurhadi, Riezky Herbiyono dan Hiendra Soenjoto sebagai buronan.

"Para tersangka yang setelah dipanggil dua kali sebagai tersangka Pak NH (Nurhadi) dkk yang tidak hadir atau mangkir dari panggilan penyidik KPK maka kami menyampaikan bahwa KPK telah menerbitkan daftar pencarian orang, DPO kepada para tiga tersangka ini yaitu Pak Nurhadi kemudian Riezky herbiyono dan Hiendra Soenjoto," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, Kamis 13 Februari 2020.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Nurhadi sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi. Total uang yang diduga diterima Nurhadi sekitar Rp 46 miliar.

Nurhadi diduga menerima suap berkaitan dengan pengurusan perkara perdata di MA. Selain Nurhadi, KPK menjerat 2 tersangka lain yaitu menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

Selain urusan suap, Nurhadi dan Rezky disangkakan KPK menerima gratifikasi berkaitan dengan penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK (peninjauan kembali) di MA. Penerimaan gratifikasi itu tidak dilaporkan KPK dalam jangka 30 hari kerja. (Inilah.com)

Berita Terbaru