DPRD Kotim: Minimnya Kepedulian Perusahaan kepada Warga Sekitar

  • Oleh Naco
  • 19 Februari 2020 - 10:51 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), M Abadi mengaku kecewa dengan sikap perusahaan perkebunan yang kepeduliannya kepada warga sekitar investasinya minim.

Kekecewaan ini dia ungkapkan saat mengadakan reses perorangan di Desa Pahirangan, Kecamatan Mentaya Hulu.

Dikatakan, warga mengeluhkan sulitnya jika mereka melamar pekerjaan di perkebunan. Tentunya itu sudah tidak sejalan dengan Perda Tenaga Kerja Lokal.

"Harusnya perusahaan membedayakan dan memprioritaskan warga lokal dan jangan sebaliknya mengabaikan mereka," tegasnya, Rabu 19 Februari 2020.

Menurutnya konflik lahan yang belakangan ini terjadi antara warga dengan perusahaan salah satu penyebabnya karena kurangnya perhatian perusahaan.

Padahal jika masyarakat diberdayakan, dia yakin apa yang jadi kegiatan perusahaan akan mereka dukung. Masyarakat akan menjaga kondusifitas investasi perusahaan.

Tidak hanya persoalan itu infrastruktur jalan juga dikeluhkan, pembangunan tidak bisa dilakukan selain karena masuk kawasan hutan juga masuk perizinan perusahaan.

"Nah ini harusnya perusahaan yang bertanggung jawab jangan membiarkan itu," tukasnya. Abadi menekankan agar perusahaan bisa melibatkan masyarakat di perusahaan dan memperbaiki infrastruktur jalan desa di sekitar investasinya. (NACO/B-6)

Berita Terbaru