Masuk Kawasan Industri Diprioritaskan, Pemkab Kobar Akan Tingkatkan Fasilitas Pokok Alur Laut

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 20 Februari 2020 - 13:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kotawaringin Barat (Kobar) telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat masuk dalam sembilan kawasan industri yang diprioritaskan dalam RPJMN 2020-2024. Oleh karena itu, Pemkab Kobar berupaya meningkatkan fasilitas pokok alur laut.

Mengingat saat ini masih banyak kekurangan layanan infarstruktur, diantaranya adalah terbatasnya layanan infrastruktur di dalam dan di luar kawasan industri.

Oleh karena itu Pemkab Kobar melalui Dinas PUPR telah melakukan pengkajian potensi dan subjek subjek pokok, yang diperlukan dalam beberapa tahun kedepan, dalam rangka mendukung rencana strategis pembangunan nasional di Kalimantan Tengah.

Selai itu juga, Bupati Kobar Hj Nurhidayah beserta jajarannya telah melakukan sejumlah pertemuan dengan dengan jajaran Kementerian Perhubungan pada Junat, 7 Februari 2020 lalu, dalam rangka membangun sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Bupati dan rombongan ditemui langsung oleh Ir. R Agus H Purnomo Dirjen Perhubungan Laut, seraya memaparkan usulan pembangunan infrastruktur pendukung kawasan industri khususnya di kawasan pesisir.


Dalam kesempatan ini dilaksanakan audiensi terkait rencana pengerukan alur sungai Kumai, dalam rangka mendukung infrastruktur penetapan kawasan industri strategis nasional di wilayah Kobar.

Bupati Kobar Hj. Nurhidayah mengungkapkan, rencana ini diperlukan sebagai upaya mendukung arus transportasi laut untuk menunjang dunia industri.

“Upaya pengerukan perairan teluk Kumai ini merupakan salah satu langkah peningkatan fasilitas pokok pelabuhan dari sisi perairan,” ucapnya, dalam rilis Prokom Kobar, Kamis, 20 Februari 2020.

Dilanjutkannya, jika perkembangan perekonomian suatu daerah sangat dipengaruhi oleh lancarnya tahapan distribusi.

“Alur pelayaran sebagai salah satu bagian yang mendukung kelancaran distribusi barang dan penumpang melalui laut, memiliki peranan yang sangat strategis dalam menunjang kegiatan distribusi," pungkasnya. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru