Peserta LDS Palangka Raya Terima Materi Tentang Bios 44

  • Oleh Nopri
  • 23 Februari 2020 - 21:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perwira Penghubung Kodim 1011 Kuala Kapuas untuk Kabupaten Pulang Pisau Mayor Inf Mulyadi memberikan materi tentang BIOS 44 kepada peserta Latihan Dalam Satuan atau LDS.

Pembekalan teritorial tersebut berlangsung di asrama haji Al Mabrur Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut diikuti 403 personel yang baru masuk Korem 102 /Pjg yang akan ditempatkan ke kesatuan Teritorial Kodim-Kodim jajaran Korem 102/Panju Panjung.


Dalam materinya Mayor inf Mulyadi menyampaikan bahwa BIOS 44 " Selain sebagai bahan yang mampu mengurai mikro organisme menjadi bahan pupuk, BIOS 44 merupakan perpaduan beberapa mikro organisme yang disatukan, memiliki banyak manfaat di bidang pertanian, perikanan dan bahkan bermanfaat dibidang peternakan dan tidak berbahaya bagi tumbuhan, hewan maupun manusia," katanya, Minggu, 23 Februari 2020.


Kenapa BIOS 44 dapat mencegah terjadinya kebakaran Mulyadi menyampaikan " Karena BIOS 44 merupakan cairan dari jenis perpaduan beberapa mikro organisme yang di satukan berfungsi untuk memperkecil rongga-rongga yang ada pada lahan gambut dalam tempo tertentu. Cairan tersebut membuat lahan gambut tidak akan mudah terbakar," ujarnya.



Selain itu, Mulyadi menyampaikan BIOS 44 selain di gunakan untuk mengatasi Lahan Gambut juga dapat di manfaatkan untuk meningkatkan hasil produksi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan penyuburan tanah lahan bekas tambang.


Kemudian hasil penelitian menunjukkan mikroorganisme yang terkandung dalam BIOS 44 membentuk proses biodegradasi dengan perantara enzim yang di produksi oleh mikroorganisme lain pendukung BIOS 44 yang bersifat biokatalisator dan menghasilkan zat kapur yaitu Kalsium karbonat atau caco3 yang membentuk ikatan kimi antara butiran tanah sehingga mampu meningkatkan ph tanah hingga menjadi normal.

Selain itu BIOS 44 merupakan gabungan mikroorganisme yang mampu memproduksi andospore yang tahan terhadap faktor lingkungan seperti panas, asam, dan garam serta dapat berada di dalam lingkungan ekstrim dalam jangka waktu yang lama.


Korem102 Pandju Panjung Ketua kelompok tani Kelampan Jaya Bapak Yaneer menjelaskan "dalam proses pembuatan BIOS 44 diawali pembuatan mikroorganisme berasal dari bahan organik selama satu bulan, kemudian proses pencampuran mikroorganisme dengan makanannya sehingga proses perkembang biakan mikroorganisme menjadi sempurna dan BIOS 44 siap diaplikasikan," katanya. (NOPRI/B-5)

Berita Terbaru