Anies Baswedan Moncer di Survei, PSI Ajak Hadang di Pilpres 2024

  • Oleh Teras.id
  • 24 Februari 2020 - 13:10 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni mengajak partai-partai maupun kelompok-kelompok masyarakat pro nasionalis untuk menghadang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju di kontestasi pemilihan presiden atau Pilpres 2024.

Hal itu terang-terangan disampaikan Antoni karena Anies dinilainya membawa isu primordial dan retorika keagamaan yang ditengarai bisa membelah masyarakat.

"Harus ada barisan nasional yang serius menghadang figur yang terfokus pada isu populisme ini. Harus ada Barnas kira-kira begitu, yang secara sadar untuk mengungkapkan siapa orang ini sebenarnya," ujar Antoni dalam sebuah acara diskusi di Hotel Atlet Century, Jakarta, pada Ahad, 23 Februari 2020.

Menurut Antoni, sosok-sosok nasionalis yang terbukti kinerjanya, yang harus didorong maju di Pilpres 2024. "Lihatlah apa yang dilakukan oleh Pak Anies sebagai seorang Gubernur yang inkompeten, hanya mengemukakan retorika tapi tanpa kerja.”

Menurut dia, hanya dengan kesadaran adanya barisan nasional yang dapat mengantisipasi itu.

Menurut survei teranyar Indo Barometer, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan kepala daerah dengan tingkat pengenalan publik tertinggi. Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari mengatakan, tingkat keterkenalan biasanya selalu berbanding lurus dengan tingkat keterpilihan.

Sejak Pilkada langsung, panggung paling seksi untuk maju sebagai capres adalah kepala daerah. Jadi, kalau melihat tingkat keterkenalannya, Anies ini tentu sangat berpeluang untuk 2024," ujar Qodari di lokasi yang sama.

Tingkat pengenalan publik terhadap Anies Baswedan bahkan menyaingi Prabowo Subianto yang sudah tiga kali ikut kontestasi pemilihan presiden. Indo Barometer sempat melakukan simulasi menyandingkan Prabowo dengan beberapa calon presiden potensial di 2024, hasilnya lawan terberat Prabowo adalah Anies Baswedan. Angkanya adalah 41,4 persen vs 23,3 persen atau selisih 18,1 persen.

"Jadi, Prabowo dan Anies ini memiliki segmen yang sama. Tapi kalau mereka head to head, pemenangnya masih Prabowo," ujar Qodari.

(TERAS.ID)

Berita Terbaru