Fery Penyeberangan di Tumbang Samba Diprediksi Sepi Jika Jembatan Penghubung Beroperasi

  • Oleh Abdul Gofur
  • 25 Februari 2020 - 23:15 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Usaha fery penyeberangan di Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan diprediksi akan sepi aktivitas.

Pasalnya, pada bulan Maret 2020 mendatang, Jembatan Tumbang Samba di wilayah ini direncanakan diresmikan. 

Dengan beroperasinya Jembatan Tumbang Samba nantinya, maka usaha masyarakat berupa fery penyeberangan diprediksi sepi, terutama yang berada tidak jauh dari jembatan. 

Sebab jembatan penghubung yang dinanti-nanti masyarakat Tumbang Samba sudah bisa digunakan baik untuk kendaraan roda dua, empat maupun kendaraan berat lainnya seperti truk.

"Prediksinya kalau Jembatan Tumbang Samba itu nantinya sudah bisa difungsikan, maka usaha fery penyeberangan akan sepi," ujar Dani, warga Tumbang Samba, Selasa, 25 Februari 2020.

Senada dengan hal ini, Rudi Hartono, warga Tumbang Samba yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Katingan juga mengakui jika Jembatan Tumbang Samba difungsikan maka akan mematkan usaha fery penyeberangan terutama yang dekat jembatan.

"Tentu saja, apalagi fery yang dekat dengan jembatan, kalau tidak mati total pastilah penyeberangan yang puluhan tahun dekat di hati rakyat itu akan signifikan berkurangnya penumpang kendaraan," sebut Rudi Hartono.

Namun demikian, kata Rudi Hartono, dirinya berharap fery yang jauh dar jembatan akan masih dapat bertahan. (ABDUL GOFUR/B-7)

Berita Terbaru